Senin, 06 Januari 2014

Gejala Awal Penyakit Jantung Koroner

Gejala Awal Penyakit Jantung Koroner

Gejala awal penyakit jantung koroner haruslah Anda ketahui, mengingat penyakit ini jika sudah semakin kronis akan menyebabkan kematian mendadak.

Gejala Jantung Koroner pada kaum laki sedikit beda dari yang terjadi pada kaum wanita. Ini ungkapan dari beberapa ahli. Pada wanita biasanya Gejala Jantung koroner berupa sesak napas. Bila mengeluh sakit, serangannya lebih ke arah perut atau punggung bawah, dan biasanya disertai mual. Rasa sakit di dada tak hanya di sebelah kiri, bisa juga di kanan. Diagnosis Penyakit Jantung Koroner melalui gejala-gejala itu adakalanya sulit dilakukan, karena sering mirip dengan beberapa penyakit lain seperti maopause pada wanita seperti sakit punggung, berdebar-debar, berkeringat dingin, dll. Meskipun tidak sangat detail mengenai Gejala Jantung Koroner yang muncul, tetapi mualilah curiga bila Anda merasa terengah-engah disertai keringat dingin usai melakukan pekerjaan berat.
Nyeri dada kiri (angina pektoris) merupakan ciri khas Gejala Penyakit Jantung Koroner. Dan juga dada serasa tertekan diikuti sesak napas. Kadang terasa ada tekanan di bahu atau leher seperti tercekik, dan nyeri di lengan kiri sampai jari-jari. Dalam beberapa kasus sakitnya malah terasa di rahang. Semua keluhan / gejala Jantung Koroner terjadi akibat penyumbatan atau penyempitan pembuluh darah jantung.
Penyumbatan dalam satu arteri koroner atau lebih dapat menimbulkan serangan jantung secara tiba-tiba. Penyebabnya karena jantung meminta oksigen melebihi yang tersedia sehingga memicu serangan jantung.
Gejala jantung Koroner yang lain, Jika sistem kerja dari jantung rusak, irama normal jantung dapat menjadi kacau dan jantung mulai bergetar dengan tidak berarturan. Irama detak jantung tidak normal ini disebut sebagai aritmia yaitu penyimpangan dari irama jantung normal. Hal ini akan menyebabkan jantung kehilangan kesanggupannya untuk memompa darah dengan efektif ke otak. Dalam waktu sepuluh menit, otak mati dan si pasien pun kemungkinan tidak tertolong lagi.
Gejala Jantung koroner, Selama beberapa bulan sebelum serangan jantung biasanya penderita penyakit jantung koroner sering merasa sangat lelah tanpa alasan. Jangan menganggap gejala ini disebabkan oleh kurang tidur dan stres akibat pekerjaan. Bisa kemungkinan Gejala awal penyakit jantung Koroner.
Lalu gejala lain yaitu merasa tertekan di tengah dada selama 30 detik sampai 5 menit. Hal lainnya adalah keringat dingin, berdebar-debar, pusing, dan merasa mau pingsan. Gejala ini tidak selalu dirasakan penderitanya. Tanda peringatan lain adalah napas tersengal-sengal pada saat berolahraga.

Jumat, 04 Oktober 2013

Penyebab Penyakit Jantung Koroner

Penyakit jantung koroner merupakan penyakit yang mematikan, maka untuk itu agar terhindar dari penyakit mematikan ini, Anda harus mengetahui penyebab penyakit jantung koroner ini. Juga tidak lupa pula harus menghindari penyebab yang bisa mengakibatkan penyakit jantung koroner ini.
Adapun berikut kami akan kupas tuntas mengenai penyebab penyakit jantung koroner pada kesempatan kali ini.
Penyakit Jantung Koroner pada mulanya disebabkan oleh penumpukan lemak pada dinding dalam pembuluh darah jantung (pembuluh koroner), dan hal ini lama kelamaan diikuti oleh berbagai proses seperti penimbunan jarinrangan ikat, perkapuran, pembekuan darah, dll.,yang kesemuanya akan mempersempit atau menyumbat pembuluh darah tersebut. Hal ini akan mengakibatkan otot jantung di daerah tersebut mengalami kekurangan aliran darah dan dapat menimbulkan berbagai akibat yang cukup serius, dari Angina Pectoris (nyeri dada) sampai Infark Jantung, yang dalam masyarakat di kenal dengan serangan jantung yang dapat menyebabkan kematian mendadak.

Beberapa faktor resiko terpenting Penyakit Jantung Koroner :

  • Kadar Kolesterol Total dan LDL tinggi
  • Kadar Kolesterol HDL rendah
  • Tekanan Darah Tinggi (Hipertensi)
  • Merokok
  • Diabetes Mellitus
  • Kegemukan
  • Riwayat keturunan penyakit jantung dalam keluarga
  • Kurang olah raga
  • Stress
Bila Anda menyandang salah satu atau beberapa faktor resiko tersebut diatas, Anda dianjurkan secara berkala memeriksakan kesehatan jantung Anda kepada seorang ahli. Adanya dua atau lebih faktor resiko akan berlipat kali menaikkan resiko total terhadap Penyakit Jantung Koroner.
Informasi mengenai penyebabab penyakit jantung koroner ini semoga bisa bermanfaat.

Selasa, 16 Juli 2013

Penyakit Jantung Koroner

Penyakit jantung koroner ( PJK ) merupakan problemakesehatan utama di negara maju. Di Indonesia telah terjadi pergeseran kejadian Penyakit Jantung dan pembuluh darah dari urutan ke-l0 tahun 1980 menjadi urutan ke-8 tahun 1986. Sedangkan penyebab kematian tetap menduduki peringkat ke-3. Banyak faktor yang mempengaruhi terjadinya Penyakit Jantung Koroner sehingga usaha pencegahan harus bentuk multifaktorial juga.Pencegahan harus diusahakan sedapat mungkin dengan cara pengendalian faktor faktor resiko PJK dan merupakan hal yang cukup penting dalamusaha pencegahan PJK, baik primer maupun sekunder. Pencegahan primer lebih ditujukan pada mereka yang sehat tetapi mempunyai resiko tinggi, sedangkan sekunder merupakan upaya memburuknya penyakit yang secara klinis telah diderita. Berbagai Penelitian telah dilakukan selama 50 tahun lebih dimana didapatlah variasi insidens PJK yang berbeda pada geografis dan keadaan sosial tertentu yang makin meningkat sejak tahun 1930 dan mulai tahun 1960 merupakan Penyebab Kematian utama di negaraIndustri. Mengapa didapatkan variasi insidens yang berbeda saat itu belum diketahui dengan pasti, akan tetapi didapatkan jelas terjadi pada keadaan keadaan tertentu. Penelitian epidemiologis akhirnya mendapatkan hubungan yang jelas antara kematian dengan  pengaruh keadaan sosial, kebiasaan merokok, pola diet, exercise, dsb yang dapat dibuktikan faktor-faktor yang dapat mempengaruhi terjadinya PJK antara lain: umur, kelamin ras, geografis, keadaan sosial, perubahan masa, kolesterol, hipertensi, merokok, diabetes, obesitas, exercise, diet,perilaku dan kebiasaan lainnya, stress serta keturunan.
 
Tabel
1.Five year mortalityfrom CHD in to risk (whitehall civil Servants Study 18.240 males 40 to 64
yaer). (FromRose Getal, Myocardial ischaemia,risk factors and death fromcoronaryheart
disease, lancet1977 : 1 : 150-109) 
Baseline                                    No. Ischaemia       Ischaemia
Overall mortality                             1.2%                   9.1%
Systolic BP > 160 mmHg                 1.9%                   5.9%
Serumcholesterol > 6,76 mmol         1.3%                    8.4%
Smokers                                         1.4%                   4.7%

Penelitian Whitehall Civil Servants pads18-240 laki antara umur 40-64 tahun mendapatkan hubungan antara miokard iskemik, faktor resiko dan kematian akibat PJK.
Faktor resiko PJK yang utama adalah : Hipertensi, Hiperkolesterolemia, dan merokok.
Ketiga faktor ini saling mempengaruhi dan memperkuat resiko PJKakan tetapi dapat diperbaiki dan bersifat reversibel bila upaya pencegahanbetul-betul dilaksanakan.

Kamis, 27 Juni 2013

Test

Test blog informasi penyakit jantung koroner, pengobatan jantung koroner, penyebab penyakit jantung koroner, gejala penyakit jantung koroner, pantangan makanan pengidap penyakit jantung koroner, cara mengobati penyakit jantung koroner, bahan alami untuk penyakit jantung koroner, ramuan tradisional untuk penyakit jantung koroner, anjuran makanan bagi pengidap penyakit jantung koroner, olahraga sehat bagi pengidap penyakit jantung koroner, penanganan medis pengidap penyakit jantung koroner!
nantikan artikelnya, yang hanya disini yang akan membahas tuntas mengenai pengobatan jantung koroner.